Lupa Menaruh Coklat

Kupikir, perubahan itu membuatku lupa. Lupa bahwa Tuhan pernah menaruh sebidang coklat di tempat makan kesukaanku. Ternyata aku salah.

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s